Musrembangdes Cipari Makmur 2026 Prioritaskan Tuan Rumah HUT RI ke-82 dan Pilkades Serentak di RKP Desa 2027

MUARA KAMAN – Pemerintah Desa Cipari Makmur, Kecamatan Muara Kaman, Kabupaten Kutai Kartanegara, menetapkan kesiapan sebagai tuan rumah upacara peringatan HUT RI ke-82 dan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak sebagai salah satu prioritas pembangunan tahun 2027. Hal itu disampaikan Kepala Desa Sodikin Sukmana dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Desa penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKP Desa) Tahun Anggaran 2027, Selasa (22/9/2026).

Musrenbang yang digelar di Balai Pertemuan Umum (BPU) Desa Cipari Makmur sejak pukul 09.00 Wita itu dihadiri 59 peserta. Mereka terdiri dari delegasi dusun, RT, tokoh masyarakat, PKK, Karang Taruna, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), Posyandu, dan unsur masyarakat lainnya. Jumlah peserta dinyatakan memenuhi kuorum.

Dalam sambutannya, Sodikin menjelaskan bahwa forum ini membahas Rancangan RKP Desa 2027 yang disusun Tim Penyusun berdasarkan hasil Musyawarah Dusun (Musdus) dan kajian SDGs Desa. Ia menegaskan pembangunan harus didasarkan pada kebutuhan masyarakat, bukan keinginan, serta selaras dengan RPJM Desa 2020–2027. Ia juga meminta peserta aktif memberi masukan dan menjaga suasana musyawarah tetap kondusif.

Penetapan prioritas tersebut muncul di tengah kondisi keuangan yang ketat. Hadi Subeno, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Cipari Makmur mengingatkan bahwa kondisi defisit anggaran menuntut pemerintah dan warga desa cermat mengatur belanja. Menurutnya, hanya kegiatan yang benar-benar mendesak yang layak diprioritaskan.

Kepala Badan Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Muara Kaman menyebut efisiensi anggaran membuat usulan kegiatan pertanian ke Dinas Pertanian, Dinas Ketahanan Pangan, maupun APBD Kabupaten Kutai Kartanegara kini cukup sulit direalisasikan. Ia juga menyampaikan bahwa stok pangan dipastikan aman hingga Mei 2027, dan dari pantauannya belum ada pasokan pangan yang didatangkan dari luar wilayah.

Selain soal anggaran, forum juga banyak menyoroti dampak musim kemarau. Kepala BPP mengimbau warga menghemat air dan tidak mengambil air dari bekas lubang tambang karena kualitasnya masih dipertanyakan.

Babinsa Desa Cipari Makmur menyoroti kebakaran lahan yang terjadi di banyak titik. Menurutnya, penyebabnya antara lain pembukaan lahan yang disengaja, puntung rokok, api unggun, dan faktor alam. Asap kebakaran disebut dapat memicu infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) dan iritasi mata, serta mengganggu kegiatan ekonomi dan pendidikan. Ia mengingatkan warga berhati-hati membakar lahan selama kemarau karena pelakunya terancam hukuman di atas 10 tahun penjara.

Babinkamtibmas Desa Cipari Makmur meminta Kepala Desa memasang spanduk imbauan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Ia juga menyampaikan bahwa angka kecelakaan lalu lintas dalam beberapa pekan terakhir meningkat. Untuk itu, pihaknya mendukung patroli bersama di tiga desa, yakni Cipari Makmur, Sidomukti, dan Panca Jaya, guna menekan kecelakaan dan balap liar. Polsek Muara Kaman juga melakukan patroli terkait penggunaan barcode BBM bersubsidi.

Camat Muara Kaman, yang berhalangan hadir karena ada kegiatan lain, diwakili Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial (Kasi Kesos). Dalam sambutan tertulisnya, Camat meminta desa mengutamakan kepentingan bersama serta menyusun rencana yang realistis, bertanggung jawab, dan transparan. Pemerintah kecamatan berjanji mendampingi setiap tahapan, termasuk proses administrasi keuangan desa.

Sekretaris Desa Ahmad Wahidin, selaku Ketua Tim RKP Desa, memaparkan mekanisme penilaian usulan kegiatan. Usulan diberi skor berdasarkan empat kriteria: urgensi, manfaat bagi masyarakat luas, keterkaitan dengan SDGs Desa, dan ketersediaan anggaran.

Ia menjelaskan alur setelah Musrenbang: rancangan RKP Desa disepakati, diverifikasi BPD, lalu ditetapkan melalui Peraturan Desa (Perdes) paling lambat akhir September 2026. Dokumen itu menjadi dasar penyusunan APBDes 2027. Kegiatan yang tidak dapat ditampung Dana Desa dapat diusulkan ke Musrenbang Kecamatan melalui SIPD-RI.

Musrenbang diawali pembacaan Basmalah oleh Ahmad Wahidin, dilanjutkan menyanyikan Indonesia Raya serta Himne dan Mars Kabupaten Kutai Kartanegara. Doa dipimpin Ustadz Imam Subaweh, pengasuh Pondok Pesantren Ishlahul Ummah Desa Cipari Makmur. Narasumber kegiatan adalah Jumedi, SE, dari Kecamatan Muara Kaman.