MTQ Ke-4 Kecamatan Muara Kaman Resmi Ditutup, Kafilah Desa Cipari Makmur Sabet Ragam Prestasi

MUARA KAMAN — Perhelatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Kecamatan Muara Kaman Ke-4 Tahun 2026 resmi berakhir pada Selasa, 28 Juli 2026. Mengusung tema “Mari kita bumikan Al-Quran, raih keberkahan dengan kebersamaan,” kompetisi keagamaan ini telah dilangsungkan sejak 24 Juli 2026 dengan pusat kegiatan di Desa Muara Kaman Ulu. Seremoni Penutupan dan Simbolisme Budaya Acara penutupan dipimpin langsung oleh Camat Muara Kaman, Nadi Baswan, S.IP., yang ditandai dengan seremoni penabuhan bedug. Berlandaskan kerangka integrasi agama dan kebudayaan lokal, penutupan ini tidak hanya berisi agenda seremonial keagamaan, melainkan turut menampilkan kesenian daerah. Sanggar Tari Aji Bidara Putih tampil memeriahkan acara puncak dengan membawakan Tari Jepen Danau Lipan. Capaian Prestasi Desa Cipari Makmur Kafilah dari Desa Cipari Makmur menjadi salah satu kontingen yang mencatatkan tingkat keberhasilan signifikan pada MTQ tahun ini. Keikutsertaan kontingen ini berbuah hasil di berbagai cabang lomba, mulai dari hafalan hingga dakwah cilik. Berikut adalah rincian data perolehan juara delegasi Desa Cipari Makmur: Nama Peserta Kategori Lomba Hasil / Prestasi Ahmad Hafi Mubarok Pildacil Putra Juara Terbaik 1 Muhammad Bayu Erlangga Tahfidz 1 Juz dan Tilawah Juara Terbaik 2 Dewi Kalisa Pildacil Putri Juara Harapan 1 Alya Zahida Rafania Tilawah Anak-anak Putri Juara Harapan 1 Sitti Naila Fadilah Tilawah Remaja Putri Juara Harapan 2 Menanggapi probabilitas kemenangan yang berhasil dikonversi menjadi prestasi nyata ini, Kepala Desa Cipari Makmur, Sodikin Sukmana, memberikan pernyataan resmi. “Sangat bangga dan terharu, selain mengirimkan peserta lomba, Kafilah Desa Cipari juga menyabet beberapa juara di cabang lomba. Kami sangat bersyukur atas itu.” — Sodikin Sukmana Estafet Penyelenggaraan Berikutnya Sebagai tindak lanjut kesinambungan program MTQ tingkat kecamatan, panitia menetapkan bahwa estafet tuan rumah penyelenggara untuk kompetisi tahun berikutnya akan diserahkan kepada Desa Benua Puhun. Pemilihan ini diharapkan dapat terus mendesentralisasi dampak positif ekonomi dan sosial dari penyelenggaraan MTQ di wilayah Muara Kaman.
Kondisi Infrastruktur Masih Memprihatinkan 20 Perwakilan BPD Se-Muara Kaman Datangi DPRD Kaltim

Di tengah gencarnya pembangunan infrastruktur di Kalimantan Timur yang kedepan menjadi Ibu Kota Nusantara, masih ada wilayah yang hingga kini belum menikmati akses jalan darat maupun aliran listrik. Kondisi itu masih dirasakan warga Desa Kupang Baru, Kecamatan Muara Kaman, Kutai Kartanegara (Kukar), yang harus mengandalkan jalur sungai untuk seluruh aktivitas, termasuk ketika menghadapi keadaan darurat medis. Persoalan tersebut menjadi salah satu aspirasi yang dibawa perwakilan 20 Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se-Kecamatan Muara Kaman saat beraudiensi dengan Wakil Ketua II DPRD Kalimantan Timur, Ananda Emira Moeis, Senin (13/7/2026). Ketua BPD Desa Cipari Makmur, Hadi Subeno, mengatakan keterbatasan akses masih menjadi persoalan utama yang dihadapi masyarakat. Salah satu yang paling memprihatinkan adalah Desa Kupang Baru yang hingga kini belum memiliki jalan darat maupun jaringan listrik. “Di Desa Kupang Baru sampai sekarang listrik tidak ada, jalan darat juga tidak ada. Kalau ke sana harus pakai ces (longboat),” ujarnya. Kondisi tersebut membuat biaya transportasi menjadi sangat mahal. Untuk mencapai desa itu menggunakan satu unit longboat, masyarakat harus mengeluarkan biaya sekitar Rp3,5 juta sekali perjalanan. Angka itu menjadi beban tersendiri, terutama bagi warga yang membutuhkan layanan kesehatan secara mendesak. Tak hanya soal biaya, waktu tempuh menuju fasilitas kesehatan juga menjadi persoalan serius. Warga harus menempuh perjalanan sungai selama tiga hingga lima jam hanya untuk mencapai puskesmas maupun rumah sakit. Karena itu, BPD mengusulkan pengadaan ambulans sungai sebagai solusi sementara hingga akses darat benar-benar terbangun. Menurut Hadi, keberadaan ambulans sungai sangat dibutuhkan untuk mengurangi risiko yang dialami pasien, khususnya ibu hamil. “Bahkan yang paling kami butuhkan itu ambulans sungai. Kalau ada orang sakit atau ibu yang akan melahirkan, bisa saja melahirkan di perjalanan karena tidak ada jalan darat. Naik longboat itu bisa tiga sampai lima jam baru sampai ke rumah sakit,” katanya. Selain persoalan di Kupang Baru, Hadi menegaskan pembangunan Jembatan Mahakam Kudungga menjadi usulan paling mendesak yang mereka bawa ke DPRD Kaltim. Jembatan yang akan menghubungkan Kecamatan Muara Kaman dengan Kota Bangun itu diyakini mampu memangkas keterisolasian wilayah sekaligus membuka jalur distribusi dan aktivitas ekonomi masyarakat. “Yang paling penting adalah Jembatan Kudungga. Itu sudah bolak-balik kami usulkan. Kalau memang belum bisa dibiayai provinsi, kami berharap bisa diperjuangkan ke pemerintah pusat. Kalau akses jalan terbuka, saya yakin daerah kami juga bisa berkembang,” tegas Hadi. Secara keseluruhan, perwakilan 20 BPD se-Kecamatan Muara Kaman membawa delapan usulan pembangunan, meliputi: Seluruh usulan tersebut, kata Hadi, lahir dari hasil musyawarah 20 BPD di Kecamatan Muara Kaman. Keterbatasan anggaran desa maupun APBD Kabupaten Kukar membuat banyak kebutuhan pembangunan belum mampu direalisasikan, sehingga dukungan Pemprov Kaltim dinilai menjadi harapan agar pembangunan tidak lagi tertinggal. Tak hanya pembangunan fisik, BPD juga meminta mekanisme penyaluran Bantuan Keuangan (Bankeu) dari Pemprov Kaltim dipermudah. Proses administrasi yang berlapis masih menjadi kendala desa dalam mengakses bantuan pembangunan, meski seluruh persyaratan siap dipenuhi. “Kami siap memenuhi persyaratan administrasi. Yang kami harapkan hanya prosesnya dipermudah supaya pembangunan di desa bisa segera berjalan,” tutup.
Desa Cipari Makmur Atasi Krisis Sampah Plastik

Menjadi perhelatan rutin tahunan, Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun 2025 kali ini dengan mengusung tema global “Hentikan Polusi Plastik” (“Ending Plastic Pollution®”) hal tersebut sesuai arahan UNEP dan sejalan dengan target nasional pengelolaan sampah. Untuk itu Pemerintah Desa Cipari Makmur, Kec. Muara Kaman menyelenggarakan bersih-bersih lingkungan bersama seluruh perangkat pemerintahan desa di sekitar kantor desa Cipari Mamur (05/06/2025) Menurut Kepala Desa Cipari Makmur, Sodikin Sukmana, kegiatan tersebut merupakan upaya pemerintah desa memberikan contoh kepada masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan sekitar rumah dan tempat aktivitas meraka, terutama dalam hal penanggulangan sampah plastik. “Sampah plastik merupakan jenis sampah yang tidak bisa terurai secara mudah, sehingga susah didaur ulang secara alami” ungkap Sodikin Sukmana. Maka meurut Sodikin sampah jenis ini memang harus di treatment secara khusus agar tidak mencemari lingkungan disekitar kita. “Apabila dibirkan sampah plastik akan sangat mengkhawatirkan untuk ekosistem yang ada, jadi seharusnya perlu penanganan khusus terhadap sampah platik, misalnya dibuatkan tempat daur ulang sampah plastik agar tidak mencemari lingkungan, ungkap Sodikin Sukmana. Maka sesiai dengan tema Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun 2025 tahun ini “Hentikan Polusi Plastik” diharapkan desa Cipari Makmur bisa bebas sampah plastic.
BBGGRM 2025, Cipari Makmur Bersihkan Embung dan Lingkungan Kantor

Untuk terciptanya masyarakat yang rukun tentunya butuh mencipkana lingkungan hidup yang sehat dan menunjang aktivitas keseharian. Hal tersebut merupakan salah satu tujuan di selenggarakanya Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) yang di galakkan oleh pemerintah pusat. Pada Jum’at, 23 Mei 2025, pemerintah Desa Cipari Makmur beserta para perangkat desa lainya seperti BPD, LPM, Lembaga Adat menggelar Gotong Royong membersihkan lingkungan di lingkup komplek kantor Desa Cipari Makmur serta lingkungan Embung Cipari yang merupakan tempat penampungan air sekaligus menjadi tempat rekreasi bagi Masyarakat sekitar. Dengan diselenggarakan BBGRM ini, diharapkan lingkungan di sekitar Kantor Desa Cipari Makmur bisa lebih bersih dan sehat serta mendukung kinerja pemerintahan Desa melayani masuarakat, demikian diungkapkan Kepala Desa Cipari Makmur, Sodikin Sukmana dalam kesempatan memberikan sambutan dalam acara tersebut. “Gotong Royong membersihkan lingkungan membuat lingkungan bersih dan dapat meningkatkan kesadaran dan partisipasi Masyarakat” Ujar Sodikin. Selain itu juga Sodikin mengatakan bahwa gotong royong juga menjadi momentum kebersamaan, kepedulian serta komitmen bersama menuju masyarakat yang sejahtera dengan didukung lingkungan hidup yang sehat. Kita ketahui bersama bahwa BBGRM diselenggarakan setiap tahunya pada bulan Mei selama satu bulan penuh, dengan landasan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 42 Tahun 2005 tentang Pedoman Penyelenggaraan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam pembangunan, serta memperkuat nilai-nilai gotong royong sebagai budaya bangsa.
Pendirian Koperasi Merah Putih “Karya Makmur”, Cipari Makmur Perkuat Ketanahan Pangan

Sebagai bentuk komitmen Pemerintah dalam hal meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat desa, maka di era saat ini, Presiden Prabowo mencanangkan pembentukan Koperasi Merah Putih atau Koperasi Desa Merah Putih di tingkat desa di seluruh Indonesia. Maka Senin, 26 Mei 2025 Pemerintah Desa Cipari Makmur, menyelenggarakan Musyawarah Desa Khusus (Musdessus) beserta seluruh perangkat desa seperti BPD, LPM, Lembaga Adat, Kepala Dusun, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, unsur TNI & Polri, Pendekar Idaman Kukar dan perangkat setingkat RT hadir dalam pembentukan Koperasi Desa Merah Putih yang diberi nama Koperasi Merah Putih “Karya Makmur” Koperasi ini nantinya akan bergerak di bidang Pertanian, Dimana sesuai dengan arahan pemerintah pusat, koperasi ini kelak akan menjadi penggerak ekonomi kerakyatan yang berbasis gotong royong, yang salah satu tujuanya adalah untuk meningkatkan ketahanan pangan bagi masyarakat. “Diharapkan kelak Koperasi Desa Merah Putih Desa Cipari Makmur ini akan menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat berbasis gotong royong yang menopang ketahanan pangan masyarakat” ujar Sodikin Sukmana, Kepala Desa Cipari Makmur, saat memberikan sambutan pada acara pembentukan Koperasi Merah Putih tersebut. Dalam pembentukan Koperasi Desa Merah Putih Cipari Makmur ini, terbentuklah susunan pengurus Koperasi Desa Merah Putih Cipari Makmur yaitu: Ketua : Heri Yulianto Sekretaris : Sulaiman SE Bendahara : Emilia Fitriani Wakil Bidang Usaha : Wawan Wakil Bidang Anggota : Ahmad Fauzi Sedangkan untuk pengawas Koperasi Desa Merah Putih Desa Cipari adalah: Ketua : Sodikin Sukmana Anggota : Joni Ringgo Anggota : Nandang
Dukung Kawasan Pertanian Terintegrasi, Babinsa Cipari Makmur Ikuti Penyuluhan Pembuatan Pupuk Organik

Babinsa Cipari Makmur, Koramil 0906-08/Muara Kaman, Serka Nurkholis bersama sejumlah anggota dari Gapoktan Subur Makmur mengikuti penyuluhan tentang pembuatan pupuk organik untuk meningkatkan pertanian di kawasan terintegrasi yang berada di desa Cipari Makmur kecamatan Muara Kaman kabupaten Kukar. Senin (24/02/2025) Penyuluhan yang diadakan di Balai perteman umum (BPU) Gapoktan Subur Makmur tersebut dihadiri oleh sejumlah petani dan tokoh masyarakat setempat dengan pemberi materi penyuluhan dari pihak PT. Bramasta. Serka Nurkholis menyampaikan bahwa kegiatan penyuluhan tentang pembuatan pupuk organik ini merupakan bagian dari upaya mendukung kawasan terintegrasi yang berkelanjutan. “Kami berkomitmen untuk mendukung kemajuan pertanian di wilayah ini. Bekerjasama dengan pihak swasta kami siap memberikan pendampingan dan sosialisasi teknologi tepat guna kepada petani,” ujarnya. “Melalui pembelajaran mengenai teknik pembuatan pupuk organik ini diharapkan dapat menambah dan memperluas pengetahuan serta dapat membantu masyarakat lokal untuk lebih mandiri dalam mengelola sumber daya pertanian mereka,” tambahnya. Pupuk organik diyakini dapat meningkatkan produktivitas tanaman secara alami dan berkelanjutan, sekaligus mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia yang dapat merusak lingkungan. Kegiatan penyuluhan ini merupakan contoh nyata kolaborasi yang harmonis antara Babinsa dan masyarakat dalam mendukung kawasan terintegrasi di kecamatan Muara Kaman.
Kohiman, Produk Kopi Unggulan Petani Kopi Desa Cipari Makmur

Setiap kecamatan di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) memiliki keunggulan masing-masing dalam memproduksi komoditas unggulan dalam pertanian. Salah satunya diKecamatan Muara Kaman memiliki produk kopi khas bernama Kopi Hitam Mantap Muara Kaman (Kohiman) yang menjadi kebanggaan masyarakat lokal. Camat Muara Kaman, Barliang, mengungkapkan bahwa Kohiman merupakan hasil dari tanaman kopi yang dikelola oleh kelompok tani di Desa Cipari Makmur. “Bahan dasar Kohiman berasal dari pohon kopi yang ditanam oleh para petani di Desa Cipari Makmur. Hasil panen ini kemudian diolah menjadi kopi dengan cita rasa khas,” ujar Barliang, pada Senin (18/11/2024). Untuk diketahui, Kopi ini hadir dalam dua varian rasa, yaitu original dan jahe, untuk memenuhi selera pecinta kopi. Barliang menambahkan, saat ini kelompok tani di desa tersebut mengelola sekitar 200 pohon kopi, yang menjadi sumber utama bahan baku Kohiman. Selain itu, pasokan biji kopi juga didukung oleh beberapa desa terdekat, sehingga produksi Kohiman dapat terus berkelanjutan. Barliang menyebutkan, kehadiran Kohiman tidak hanya menjadi peluang ekonomi bagi kelompok tani tetapi juga membuka jalan untuk mempromosikan produk lokal Kecamatan Muara Kaman ke pasar yang lebih luas. “Kohiman merupakan salah satu bentuk inovasi pertanian yang diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memperkenalkan potensi daerah kami,” tambahnya. Dengan kualitas biji kopi yang terjaga dan varian rasa yang menarik, Kohiman diharapkan dapat menjadi ikon baru dari sektor pertanian di Muara Kaman.
Siap Menjadi Lumbung Pangan IKN, Cipari Makmur Menjadi 5 Kawasan Pertanian Terpadu

Desa Cipari Makmur di Kecamatan Muara Kaman, Kutai Kartanegara (Kukar) didorong menjadi salah satu lumbung pangan Ibu Kota Nusantara (IKN). Hal ini sejalan dengan fokus Kukar untuk menjadikan lima kawasan pertanian terpadu, termasuk Cipari Makmur. “Bersama desa lain seperti Sidomukti, Panca Jaya, dan Sidodadi, kami masuk dalam kawasan pertanian untuk menunjang IKN,” kata Kepala Desa Cipari Makmur, Sodikin Sukmana, Sabtu (08/06/2024). Berbagai bantuan pun digelontorkan untuk mendukung pengembangan sektor ini. Bantuan tersebut meliputi pembangunan infrastruktur seperti embung, jalan usaha tani, pupuk, dan bibit hewan ternak untuk pupuk organik. “Bantuan pupuk urea dan hewan kambing untuk pupuk organik akan segera diberikan,” jelas Sodikin. Diharapkan dengan bantuan tersebut, produksi pertanian di Desa Cipari Makmur dapat meningkat, mewujudkan Kukar sebagai lumbung pangan Kaltim. “Kami harap dengan upaya ini, kesejahteraan petani dan kemandirian pangan desa bisa tercapai,” ujarnya. Selain bantuan infrastruktur dan sarana produksi, pemberdayaan petani juga menjadi fokus utama. Hal ini dilakukan melalui pelatihan, pendampingan, dan akses permodalan. “Petani didorong untuk berinovasi dan meningkatkan keahliannya sehingga dapat menghasilkan produk pertanian yang berkualitas dan bernilai ekonomis tinggi,” ungkapnya. Dengan pengembangan sektor pertanian yang optimal, Desa Cipari Makmur diharapkan dapat berkontribusi dalam mewujudkan Kukar sebagai lumbung pangan IKN. “Kami optimistis dengan semangat dan kerja keras para petani, Desa Cipari Makmur dapat menjadi lumbung pangan yang menopang IKN,” pungkasnya. Pemberdayaan petani melalui pelatihan, pendampingan, dan akses permodalan menjadi kunci dalam meningkatkan produksi dan kualitas hasil pertanian di Cipari Makmur. Hal ini sejalan dengan fokus pemerintah untuk mendorong petani agar berinovasi dan menghasilkan produk yang bernilai ekonomis tinggi. Dengan semangat dan kerja keras para petani, serta dukungan dari pemerintah, Desa Cipari Makmur diharapkan dapat mewujudkan visinya sebagai lumbung pangan IKN dan berkontribusi pada ketahanan pangan nasional.
Desa Cipari Makmur Menjadi Kawasan Pertanian Terintegrasi di Muara Kaman

Tidak berlebihan rasanya bila menyebut Desa Cipari Makmur, Muara Kaman, Kutai Kartanegara (Kukar) menjelma menjadi Kawasan Pertanian Terintegrasi (KPT) dengan konsep inovatif 5A: Agrowisata, Agro produksi, Agro industri, Agro bisnis, dan Agro Teknologi. Terkait itu, Camat Muara Kaman Barliang, mengungkapkan bahwa pembangunan KPT ini merupakan inisiatif dari OPD terkait dengan tujuan utama memberikan nilai tambah bagi masyarakat, khususnya para petani. “Pertanian di Cipari Makmur akan terintegrasi sesuai dengan konsep 5A, mulai dari peternakan hingga agrowisata,” jelas Barliang, Senin (1/4/2024). Pemerintah Kecamatan Muara Kaman saat ini fokus untuk mengembangkan sektor pertanian. Program TMMD dari Kodim 0906 Kukar, bekerja sama dengan pemerintah daerah, telah memberikan dorongan signifikan melalui penyediaan sarana dan produksi pertanian (saprodi). “Sebelum TMMD, masih banyak lahan yang belum tergarap. Program ini akan memungkinkan lahan tersebut dimanfaatkan secara optimal,” tutur Barliang. Dukungan penuh diberikan kepada sektor pertanian di Kecamatan Muara Kaman, dengan komitmen untuk mengakomodir dan merealisasikan usulan serta kebutuhan para petani. “Meskipun KPT belum sepenuhnya terbentuk, aktivitas pertanian di Cipari Makmur, khususnya, sudah berjalan dengan lancar,” imbuhnya. Optimisme tinggi terhadap kesejahteraan petani jika pembangunan KPT dapat terealisasi sepenuhnya. “Kami berharap, dengan terwujudnya KPT, para petani akan merasakan peningkatan kesejahteraan,” ucap Barliang. Harapan besar juga ditujukan untuk kemajuan sektor pertanian secara keseluruhan di Muara Kaman, yang memiliki potensi luar biasa untuk dikembangkan lebih lanjut.
Pemkab Kukar beserta BAZNAS Kukar Beri Bantuan ke Warga Cipari Makmur

Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah memberikan bantuan Sembilan Bahan Pokok (Sembako) kepada masyarakat yang membutuhkan, di Masjid Al Huda Desa Cipari Makmur Kecamatan Muara Kaman, Selasa (26/3/2024) sore. Pada kesempatan itu, orang nomor satu di Kabupaten Kukar juga menyerahkan Akte Yayasan dan bantuan rehabilitasi rumah ibadah untuk masjid Al Huda Rp 200 juta. Edi mengatakan kehadiran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar dan jajaran di Cipari Makmur ini, tidak lain adalah menyerahkan bantuan paket Sembako dari Pemkab Kukar dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kukar, bagi yang berhak menerimanya. “Semoga bantuan ini bermanfaat dan bisa membantu kebutuhan bapak/ibu selama bulan Puasa Ramadhan,” harap Bupati. Selain itu, kata Bupati terkait dengan penyerahan akte yayasan dan pemberian bantuan rehabilitasi rumah ibadah program Dedikasi Kukar Idaman. Untuk rehabilitasi masjid Al Huda sebesar Rp 200 juta, ini adalah bukti nyata dan kepedulian pemerintah daerah terhadap pembinaan dan peningkatan keagamaan di Kukar. “Saya minta kepada bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) tambah dan bantu anggaran untuk pembangunan pagar, dan ini permintaan pengurus masjid Al Huda,” pinta Edi. Di Penghujung kegiatan, dilanjutkan Tausyiah oleh Ketua MUI Kukar, KH. Abdul Hanan. Turut hadir mendampingi Bupati Kukar tersebut, Asisten I Akhmad Taufik Hidayat, Asisten III Dafip Haryanto, Kadistanak M. Taufik, Kadis Perikanan/Kelautan Muslik, dan Plt. Distransnaker M. Talha. Kemudian hadir pula, Camat Muara Kaman Barliang dan Forkopimcam Muara Kaman, Kades Cipari Makmur Shodikin Sukmana, Kabag Kesra Dendi Irwan Fahriza, Kabag Prokompim Ismed, dan Ketua BAZNAS M. Shafik