Musrembangdes Cipari Makmur 2026 Prioritaskan Tuan Rumah HUT RI ke-82 dan Pilkades Serentak di RKP Desa 2027

MUARA KAMAN – Pemerintah Desa Cipari Makmur, Kecamatan Muara Kaman, Kabupaten Kutai Kartanegara, menetapkan kesiapan sebagai tuan rumah upacara peringatan HUT RI ke-82 dan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak sebagai salah satu prioritas pembangunan tahun 2027. Hal itu disampaikan Kepala Desa Sodikin Sukmana dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Desa penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKP Desa) Tahun Anggaran 2027, Selasa (22/9/2026). Musrenbang yang digelar di Balai Pertemuan Umum (BPU) Desa Cipari Makmur sejak pukul 09.00 Wita itu dihadiri 59 peserta. Mereka terdiri dari delegasi dusun, RT, tokoh masyarakat, PKK, Karang Taruna, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), Posyandu, dan unsur masyarakat lainnya. Jumlah peserta dinyatakan memenuhi kuorum. Dalam sambutannya, Sodikin menjelaskan bahwa forum ini membahas Rancangan RKP Desa 2027 yang disusun Tim Penyusun berdasarkan hasil Musyawarah Dusun (Musdus) dan kajian SDGs Desa. Ia menegaskan pembangunan harus didasarkan pada kebutuhan masyarakat, bukan keinginan, serta selaras dengan RPJM Desa 2020–2027. Ia juga meminta peserta aktif memberi masukan dan menjaga suasana musyawarah tetap kondusif. Penetapan prioritas tersebut muncul di tengah kondisi keuangan yang ketat. Hadi Subeno, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Cipari Makmur mengingatkan bahwa kondisi defisit anggaran menuntut pemerintah dan warga desa cermat mengatur belanja. Menurutnya, hanya kegiatan yang benar-benar mendesak yang layak diprioritaskan. Kepala Badan Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Muara Kaman menyebut efisiensi anggaran membuat usulan kegiatan pertanian ke Dinas Pertanian, Dinas Ketahanan Pangan, maupun APBD Kabupaten Kutai Kartanegara kini cukup sulit direalisasikan. Ia juga menyampaikan bahwa stok pangan dipastikan aman hingga Mei 2027, dan dari pantauannya belum ada pasokan pangan yang didatangkan dari luar wilayah. Selain soal anggaran, forum juga banyak menyoroti dampak musim kemarau. Kepala BPP mengimbau warga menghemat air dan tidak mengambil air dari bekas lubang tambang karena kualitasnya masih dipertanyakan. Babinsa Desa Cipari Makmur menyoroti kebakaran lahan yang terjadi di banyak titik. Menurutnya, penyebabnya antara lain pembukaan lahan yang disengaja, puntung rokok, api unggun, dan faktor alam. Asap kebakaran disebut dapat memicu infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) dan iritasi mata, serta mengganggu kegiatan ekonomi dan pendidikan. Ia mengingatkan warga berhati-hati membakar lahan selama kemarau karena pelakunya terancam hukuman di atas 10 tahun penjara. Babinkamtibmas Desa Cipari Makmur meminta Kepala Desa memasang spanduk imbauan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Ia juga menyampaikan bahwa angka kecelakaan lalu lintas dalam beberapa pekan terakhir meningkat. Untuk itu, pihaknya mendukung patroli bersama di tiga desa, yakni Cipari Makmur, Sidomukti, dan Panca Jaya, guna menekan kecelakaan dan balap liar. Polsek Muara Kaman juga melakukan patroli terkait penggunaan barcode BBM bersubsidi. Camat Muara Kaman, yang berhalangan hadir karena ada kegiatan lain, diwakili Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial (Kasi Kesos). Dalam sambutan tertulisnya, Camat meminta desa mengutamakan kepentingan bersama serta menyusun rencana yang realistis, bertanggung jawab, dan transparan. Pemerintah kecamatan berjanji mendampingi setiap tahapan, termasuk proses administrasi keuangan desa. Sekretaris Desa Ahmad Wahidin, selaku Ketua Tim RKP Desa, memaparkan mekanisme penilaian usulan kegiatan. Usulan diberi skor berdasarkan empat kriteria: urgensi, manfaat bagi masyarakat luas, keterkaitan dengan SDGs Desa, dan ketersediaan anggaran. Ia menjelaskan alur setelah Musrenbang: rancangan RKP Desa disepakati, diverifikasi BPD, lalu ditetapkan melalui Peraturan Desa (Perdes) paling lambat akhir September 2026. Dokumen itu menjadi dasar penyusunan APBDes 2027. Kegiatan yang tidak dapat ditampung Dana Desa dapat diusulkan ke Musrenbang Kecamatan melalui SIPD-RI. Musrenbang diawali pembacaan Basmalah oleh Ahmad Wahidin, dilanjutkan menyanyikan Indonesia Raya serta Himne dan Mars Kabupaten Kutai Kartanegara. Doa dipimpin Ustadz Imam Subaweh, pengasuh Pondok Pesantren Ishlahul Ummah Desa Cipari Makmur. Narasumber kegiatan adalah Jumedi, SE, dari Kecamatan Muara Kaman.
Pra-Musrenbang RKP Des Cipari Makmur 2027, Ditengah Efisiensi Anggaran dan Peserta Diwajibkan Bermasker Akibat Kabut Asap

CIPARI MAKMUR, Muara Kaman – Pemerintah Desa Cipari Makmur menggelar kegiatan Pra-Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Pra-Musrenbang) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKP Des) Tahun 2027. Kegiatan berlangsung pada Kamis, 17 September 2026, bertempat di Desa Cipari Makmur, Kecamatan Muara Kaman. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Desa Cipari Makmur, Sodikin Sukmana, yang juga bertindak sebagai pemimpin jalannya musyawarah. Turut hadir Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Cipari Makmur beserta seluruh lembaga desa dan perangkat desa setempat. Topik utama yang dibahas dalam pertemuan ini adalah sinkronisasi usulan prioritas kegiatan desa untuk tahun anggaran 2027, di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang tengah diperketat oleh pemerintah pusat. Para peserta membahas dan menyelaraskan berbagai usulan program pembangunan agar sejalan dengan keterbatasan alokasi anggaran yang ada, sehingga prioritas kegiatan yang disepakati benar-benar mencerminkan kebutuhan mendesak masyarakat desa. Dalam sambutannya, Kepala Desa Sodikin Sukmana menekankan pentingnya kehati-hatian dalam menyusun usulan kegiatan mengingat kondisi anggaran yang semakin terbatas. Ia mengajak seluruh unsur lembaga desa dan perangkat desa untuk bersama-sama menentukan skala prioritas pembangunan agar dana yang tersedia dapat dimanfaatkan secara tepat sasaran dan memberikan dampak maksimal bagi masyarakat. Musyawarah ini merupakan tahapan awal sebelum pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) secara resmi, sebagai bagian dari mekanisme perencanaan pembangunan desa yang diatur berjenjang mulai dari tingkat dusun, desa, hingga kecamatan. Melalui forum Pra-Musrenbang ini, seluruh usulan dari masing-masing lembaga desa dihimpun, dibahas, dan disinkronkan sebelum ditetapkan menjadi dokumen RKP Des yang akan menjadi acuan pembangunan desa pada tahun 2027 mendatang. Yang menarik, kegiatan yang digelar di Desa Cipari Makmur tersebut turut mewajibkan seluruh peserta untuk mengenakan masker selama acara berlangsung. Kewajiban ini diberlakukan menyusul buruknya kualitas udara di wilayah Kecamatan Muara Kaman akibat kabut asap yang ditimbulkan oleh maraknya kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sekitar wilayah tersebut dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi udara yang tidak sehat tersebut membuat panitia penyelenggara mengambil langkah antisipatif dengan menerapkan protokol penggunaan masker bagi seluruh peserta yang hadir, guna menjaga kesehatan pernapasan selama kegiatan musyawarah berlangsung. Langkah ini menunjukkan bahwa persoalan lingkungan turut menjadi perhatian serius bagi pemerintah desa, di samping agenda utama perencanaan pembangunan. Kegiatan Pra-Musrenbang ini berjalan dengan lancar dan diikuti secara aktif oleh seluruh peserta yang hadir. Berbagai usulan kegiatan prioritas disampaikan oleh perwakilan lembaga desa, mulai dari sektor infrastruktur, pemberdayaan masyarakat, hingga pelayanan dasar, untuk kemudian dibahas bersama guna menentukan mana yang akan diajukan sebagai prioritas utama dalam RKP Des 2027. Ketua BPD Desa Cipari Makmur turut menyampaikan pandangannya dalam forum tersebut, menekankan pentingnya keterbukaan dan partisipasi aktif dari seluruh elemen desa dalam proses perencanaan pembangunan, agar hasil yang disepakati benar-benar representatif dan sesuai dengan kebutuhan riil masyarakat di tengah keterbatasan anggaran yang ada. Efisiensi anggaran yang diperketat oleh pemerintah pusat menjadi salah satu tantangan tersendiri bagi pemerintah desa dalam menyusun rencana kerja tahun 2027. Kebijakan tersebut mengharuskan setiap desa untuk lebih selektif dan cermat dalam menentukan program-program yang akan dilaksanakan, sehingga forum sinkronisasi seperti Pra-Musrenbang ini dinilai penting untuk memastikan setiap usulan yang diajukan memiliki urgensi dan manfaat yang jelas bagi masyarakat. Hasil dari kegiatan Pra-Musrenbang ini selanjutnya akan menjadi bahan dasar bagi pelaksanaan Musrenbangdes secara resmi, yang akan menghasilkan dokumen RKP Des Tahun 2027 sebagai pedoman pelaksanaan pembangunan desa selama satu tahun ke depan. Dokumen ini nantinya juga akan menjadi acuan dalam penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APB Des) Cipari Makmur untuk tahun anggaran yang sama. Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Pemerintah Desa Cipari Makmur berharap proses perencanaan pembangunan desa tahun 2027 dapat berjalan lebih terarah, transparan, dan tepat sasaran, meskipun harus beradaptasi dengan kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat. Sinergi antara kepala desa, BPD, lembaga desa, dan perangkat desa yang terjalin dalam forum ini diharapkan mampu menghasilkan usulan-usulan prioritas yang benar-benar mencerminkan kebutuhan dan aspirasi masyarakat Desa Cipari Makmur. Sementara itu, kondisi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kecamatan Muara Kaman masih menjadi perhatian bersama. Masyarakat setempat diimbau untuk tetap waspada dan menjaga kesehatan dengan menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia, hingga kondisi kualitas udara kembali membaik.
Desa Cipari Makmur Gelar Do’a Bersama: Refleksi Kemerdekaan RI ke-81

CIPARI MAKMUR — Menjelang detik-detik pergantian hari menuju proklamasi, segenap warga sipil dan jajaran aparatur Desa Cipari Makmur menyelengarakan agenda komunal berupa doa bersama pada malam ini, Minggu, 16 Agustus 2026. Berpusat di Lapangan Bola Desa Cipari Makmur, kegiatan berskala masif ini secara spesifik ditujukan untuk mendoakan para pahlawan yang telah gugur demi mengamankan kemerdekaan Republik Indonesia. Rangkaian Kegiata ini bukan sekadar seremonial belaka, melainkan rangkaian resmi peringatan HUT RI ke-81 (Tahun 2026) di desa Cipari Makmur. Aparatur desa mengonfirmasi bahwa instrumen doa bersama difungsikan sebagai mekanisme strategis untuk memperkuat memori kolektif masyarakat di tengah ancaman amnesia sejarah. Dalam orasi kebangsaannya, Kepala Desa Cipari Makmur, Sodikin Sukmana, menyampaikan rasa syukur yang sangat besar terhadap jasa pahlawan kemerdekaan. Ia menegaskan bahwa penghormatan kepada para martir bangsa adalah kewajiban bagi warna negara Indonesia, Menurut beliau kemerdekaan adalah produk dari perjuangan tanpa kenal menyerah dan harus dikonversi menjadi rasa syukur bagi anak-anak bangsa saat ini. “Tanpa adanya keberanian para pahlawan memperjuangkan kemerdekaan Republik Indonesia, maka kita tidak mungkin menghirup udara kebebasan seperti saat ini. Maka kita perlu berterima kasih kepada para pahlawan dengan mendo’akan mereka di hari kemerdekaan ini,” tegas Sodikin Sukmana di hadapan warga.
Memeriahkan HUT RI Ke-81 Cipari Makmur Gelar Beberapa Lomba

Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia yang ke-81 di tahun 2026 ini, Desa Cipari Makmur, Kecamatan Muara Kaman akan menyelengarakan beberapa cabang kegiatan antar lain Karnaval Pembangunan, yang akan diselengarakan tanggal 23 Agustus 2026, dimana para peserta terdiri dari perwakilan masing-masing RT di wilayah desa Cipari makmur, selain itu ada juga Kelembagaan Desa seperti BPD, LPM, Lembaga Adat, PKK dan lain-lain, dan ada pula perwakilan dari instansi pendidikan, baik TK/PAUD, SD, SMP, Pondok Pesantren. Karnaval ini akan memberikan hadiah pada peserta dengan kategori sebagai berikut: a. Kategori RT: Juara 1 mendapatkan hadiah uang tunai sebesar 1.200.000 + 1 ekor kambing (senilai 3 juta) Juara 2 mendapatkan hadiah uang tunai sebesar 1.500.000 Juara 3 mendapatkan hadiah uang tunai sebesar 1.000.000 Harapan 1 mendapatkan hadiah uang tunai sebesar 750.000 Harapan 2 mendapatkan hadiah uang tunai sebesar 500.000 Harapan 3 mendapatkan hadiah uang tunai sebesar 300.000 b. Kategori Sekolah Juara 1 mendapatkan hadiah uang tunai sebesar 1.00.000 Juara 2 mendapatkan hadiah uang tunai sebesar 750.000 Juara 3. mendapatkan hadiah uang tunai sebesar 500.000 c. Kategori Lembaga Juara 1 mendapatkan hadiah uang tunai sebesar 500.000 Juara 2 mendapatkan hadiah uang tunai sebesar 400.000 Juara 3 mendapatkan hadiah uang tunai sebesar 300.000 Lomba Senam Jantung Sehat, yang akan diselenggarakan pada 25 Agustus 2026, bertempat di Halaman SDN 034, pukul 14.00 WITA. dengan persyaratan peserta minimal terdiri dari 5 orang per/regu, dalam satu regu bisa terdiri dari perempuan dan laki-laki Lomba Senam Jantung Sehat ini akan memberikan hadiah pada peserta dengan kategori sebagai berikut: Juara 1 mendapatkan hadiah uang tunai sebesar 1.500.000 Juara 2 mendapatkan hadiah uang tunai sebesar 1.000.000 Juara 3 mendapatkan hadiah uang tunai sebesar 750.000 Juara Harapan 1 mendapatkan hadiah uang tunai sebesar 500.000 Juara Harapan 2 mendapatkan hadiah uang tunai sebesar 400.000 Juara Harapan 3 mendapatkan hadiah uang tunai sebesar 300.000
MTQ Ke-4 Kecamatan Muara Kaman Resmi Ditutup, Kafilah Desa Cipari Makmur Sabet Ragam Prestasi

MUARA KAMAN — Perhelatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Kecamatan Muara Kaman Ke-4 Tahun 2026 resmi berakhir pada Selasa, 28 Juli 2026. Mengusung tema “Mari kita bumikan Al-Quran, raih keberkahan dengan kebersamaan,” kompetisi keagamaan ini telah dilangsungkan sejak 24 Juli 2026 dengan pusat kegiatan di Desa Muara Kaman Ulu. Seremoni Penutupan dan Simbolisme Budaya Acara penutupan dipimpin langsung oleh Camat Muara Kaman, Nadi Baswan, S.IP., yang ditandai dengan seremoni penabuhan bedug. Berlandaskan kerangka integrasi agama dan kebudayaan lokal, penutupan ini tidak hanya berisi agenda seremonial keagamaan, melainkan turut menampilkan kesenian daerah. Sanggar Tari Aji Bidara Putih tampil memeriahkan acara puncak dengan membawakan Tari Jepen Danau Lipan. Capaian Prestasi Desa Cipari Makmur Kafilah dari Desa Cipari Makmur menjadi salah satu kontingen yang mencatatkan tingkat keberhasilan signifikan pada MTQ tahun ini. Keikutsertaan kontingen ini berbuah hasil di berbagai cabang lomba, mulai dari hafalan hingga dakwah cilik. Berikut adalah rincian data perolehan juara delegasi Desa Cipari Makmur: Nama Peserta Kategori Lomba Hasil / Prestasi Ahmad Hafi Mubarok Pildacil Putra Juara Terbaik 1 Muhammad Bayu Erlangga Tahfidz 1 Juz dan Tilawah Juara Terbaik 2 Dewi Kalisa Pildacil Putri Juara Harapan 1 Alya Zahida Rafania Tilawah Anak-anak Putri Juara Harapan 1 Sitti Naila Fadilah Tilawah Remaja Putri Juara Harapan 2 Menanggapi probabilitas kemenangan yang berhasil dikonversi menjadi prestasi nyata ini, Kepala Desa Cipari Makmur, Sodikin Sukmana, memberikan pernyataan resmi. “Sangat bangga dan terharu, selain mengirimkan peserta lomba, Kafilah Desa Cipari juga menyabet beberapa juara di cabang lomba. Kami sangat bersyukur atas itu.” — Sodikin Sukmana Estafet Penyelenggaraan Berikutnya Sebagai tindak lanjut kesinambungan program MTQ tingkat kecamatan, panitia menetapkan bahwa estafet tuan rumah penyelenggara untuk kompetisi tahun berikutnya akan diserahkan kepada Desa Benua Puhun. Pemilihan ini diharapkan dapat terus mendesentralisasi dampak positif ekonomi dan sosial dari penyelenggaraan MTQ di wilayah Muara Kaman.
Kondisi Infrastruktur Masih Memprihatinkan 20 Perwakilan BPD Se-Muara Kaman Datangi DPRD Kaltim

Di tengah gencarnya pembangunan infrastruktur di Kalimantan Timur yang kedepan menjadi Ibu Kota Nusantara, masih ada wilayah yang hingga kini belum menikmati akses jalan darat maupun aliran listrik. Kondisi itu masih dirasakan warga Desa Kupang Baru, Kecamatan Muara Kaman, Kutai Kartanegara (Kukar), yang harus mengandalkan jalur sungai untuk seluruh aktivitas, termasuk ketika menghadapi keadaan darurat medis. Persoalan tersebut menjadi salah satu aspirasi yang dibawa perwakilan 20 Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se-Kecamatan Muara Kaman saat beraudiensi dengan Wakil Ketua II DPRD Kalimantan Timur, Ananda Emira Moeis, Senin (13/7/2026). Ketua BPD Desa Cipari Makmur, Hadi Subeno, mengatakan keterbatasan akses masih menjadi persoalan utama yang dihadapi masyarakat. Salah satu yang paling memprihatinkan adalah Desa Kupang Baru yang hingga kini belum memiliki jalan darat maupun jaringan listrik. “Di Desa Kupang Baru sampai sekarang listrik tidak ada, jalan darat juga tidak ada. Kalau ke sana harus pakai ces (longboat),” ujarnya. Kondisi tersebut membuat biaya transportasi menjadi sangat mahal. Untuk mencapai desa itu menggunakan satu unit longboat, masyarakat harus mengeluarkan biaya sekitar Rp3,5 juta sekali perjalanan. Angka itu menjadi beban tersendiri, terutama bagi warga yang membutuhkan layanan kesehatan secara mendesak. Tak hanya soal biaya, waktu tempuh menuju fasilitas kesehatan juga menjadi persoalan serius. Warga harus menempuh perjalanan sungai selama tiga hingga lima jam hanya untuk mencapai puskesmas maupun rumah sakit. Karena itu, BPD mengusulkan pengadaan ambulans sungai sebagai solusi sementara hingga akses darat benar-benar terbangun. Menurut Hadi, keberadaan ambulans sungai sangat dibutuhkan untuk mengurangi risiko yang dialami pasien, khususnya ibu hamil. “Bahkan yang paling kami butuhkan itu ambulans sungai. Kalau ada orang sakit atau ibu yang akan melahirkan, bisa saja melahirkan di perjalanan karena tidak ada jalan darat. Naik longboat itu bisa tiga sampai lima jam baru sampai ke rumah sakit,” katanya. Selain persoalan di Kupang Baru, Hadi menegaskan pembangunan Jembatan Mahakam Kudungga menjadi usulan paling mendesak yang mereka bawa ke DPRD Kaltim. Jembatan yang akan menghubungkan Kecamatan Muara Kaman dengan Kota Bangun itu diyakini mampu memangkas keterisolasian wilayah sekaligus membuka jalur distribusi dan aktivitas ekonomi masyarakat. “Yang paling penting adalah Jembatan Kudungga. Itu sudah bolak-balik kami usulkan. Kalau memang belum bisa dibiayai provinsi, kami berharap bisa diperjuangkan ke pemerintah pusat. Kalau akses jalan terbuka, saya yakin daerah kami juga bisa berkembang,” tegas Hadi. Secara keseluruhan, perwakilan 20 BPD se-Kecamatan Muara Kaman membawa delapan usulan pembangunan, meliputi: Seluruh usulan tersebut, kata Hadi, lahir dari hasil musyawarah 20 BPD di Kecamatan Muara Kaman. Keterbatasan anggaran desa maupun APBD Kabupaten Kukar membuat banyak kebutuhan pembangunan belum mampu direalisasikan, sehingga dukungan Pemprov Kaltim dinilai menjadi harapan agar pembangunan tidak lagi tertinggal. Tak hanya pembangunan fisik, BPD juga meminta mekanisme penyaluran Bantuan Keuangan (Bankeu) dari Pemprov Kaltim dipermudah. Proses administrasi yang berlapis masih menjadi kendala desa dalam mengakses bantuan pembangunan, meski seluruh persyaratan siap dipenuhi. “Kami siap memenuhi persyaratan administrasi. Yang kami harapkan hanya prosesnya dipermudah supaya pembangunan di desa bisa segera berjalan,” tutup.
Desa Cipari Makmur Atasi Krisis Sampah Plastik

Menjadi perhelatan rutin tahunan, Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun 2025 kali ini dengan mengusung tema global “Hentikan Polusi Plastik” (“Ending Plastic Pollution®”) hal tersebut sesuai arahan UNEP dan sejalan dengan target nasional pengelolaan sampah. Untuk itu Pemerintah Desa Cipari Makmur, Kec. Muara Kaman menyelenggarakan bersih-bersih lingkungan bersama seluruh perangkat pemerintahan desa di sekitar kantor desa Cipari Mamur (05/06/2025) Menurut Kepala Desa Cipari Makmur, Sodikin Sukmana, kegiatan tersebut merupakan upaya pemerintah desa memberikan contoh kepada masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan sekitar rumah dan tempat aktivitas meraka, terutama dalam hal penanggulangan sampah plastik. “Sampah plastik merupakan jenis sampah yang tidak bisa terurai secara mudah, sehingga susah didaur ulang secara alami” ungkap Sodikin Sukmana. Maka meurut Sodikin sampah jenis ini memang harus di treatment secara khusus agar tidak mencemari lingkungan disekitar kita. “Apabila dibirkan sampah plastik akan sangat mengkhawatirkan untuk ekosistem yang ada, jadi seharusnya perlu penanganan khusus terhadap sampah platik, misalnya dibuatkan tempat daur ulang sampah plastik agar tidak mencemari lingkungan, ungkap Sodikin Sukmana. Maka sesiai dengan tema Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun 2025 tahun ini “Hentikan Polusi Plastik” diharapkan desa Cipari Makmur bisa bebas sampah plastic.
BBGGRM 2025, Cipari Makmur Bersihkan Embung dan Lingkungan Kantor

Untuk terciptanya masyarakat yang rukun tentunya butuh mencipkana lingkungan hidup yang sehat dan menunjang aktivitas keseharian. Hal tersebut merupakan salah satu tujuan di selenggarakanya Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) yang di galakkan oleh pemerintah pusat. Pada Jum’at, 23 Mei 2025, pemerintah Desa Cipari Makmur beserta para perangkat desa lainya seperti BPD, LPM, Lembaga Adat menggelar Gotong Royong membersihkan lingkungan di lingkup komplek kantor Desa Cipari Makmur serta lingkungan Embung Cipari yang merupakan tempat penampungan air sekaligus menjadi tempat rekreasi bagi Masyarakat sekitar. Dengan diselenggarakan BBGRM ini, diharapkan lingkungan di sekitar Kantor Desa Cipari Makmur bisa lebih bersih dan sehat serta mendukung kinerja pemerintahan Desa melayani masuarakat, demikian diungkapkan Kepala Desa Cipari Makmur, Sodikin Sukmana dalam kesempatan memberikan sambutan dalam acara tersebut. “Gotong Royong membersihkan lingkungan membuat lingkungan bersih dan dapat meningkatkan kesadaran dan partisipasi Masyarakat” Ujar Sodikin. Selain itu juga Sodikin mengatakan bahwa gotong royong juga menjadi momentum kebersamaan, kepedulian serta komitmen bersama menuju masyarakat yang sejahtera dengan didukung lingkungan hidup yang sehat. Kita ketahui bersama bahwa BBGRM diselenggarakan setiap tahunya pada bulan Mei selama satu bulan penuh, dengan landasan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 42 Tahun 2005 tentang Pedoman Penyelenggaraan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam pembangunan, serta memperkuat nilai-nilai gotong royong sebagai budaya bangsa.
Pendirian Koperasi Merah Putih “Karya Makmur”, Cipari Makmur Perkuat Ketanahan Pangan

Sebagai bentuk komitmen Pemerintah dalam hal meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat desa, maka di era saat ini, Presiden Prabowo mencanangkan pembentukan Koperasi Merah Putih atau Koperasi Desa Merah Putih di tingkat desa di seluruh Indonesia. Maka Senin, 26 Mei 2025 Pemerintah Desa Cipari Makmur, menyelenggarakan Musyawarah Desa Khusus (Musdessus) beserta seluruh perangkat desa seperti BPD, LPM, Lembaga Adat, Kepala Dusun, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, unsur TNI & Polri, Pendekar Idaman Kukar dan perangkat setingkat RT hadir dalam pembentukan Koperasi Desa Merah Putih yang diberi nama Koperasi Merah Putih “Karya Makmur” Koperasi ini nantinya akan bergerak di bidang Pertanian, Dimana sesuai dengan arahan pemerintah pusat, koperasi ini kelak akan menjadi penggerak ekonomi kerakyatan yang berbasis gotong royong, yang salah satu tujuanya adalah untuk meningkatkan ketahanan pangan bagi masyarakat. “Diharapkan kelak Koperasi Desa Merah Putih Desa Cipari Makmur ini akan menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat berbasis gotong royong yang menopang ketahanan pangan masyarakat” ujar Sodikin Sukmana, Kepala Desa Cipari Makmur, saat memberikan sambutan pada acara pembentukan Koperasi Merah Putih tersebut. Dalam pembentukan Koperasi Desa Merah Putih Cipari Makmur ini, terbentuklah susunan pengurus Koperasi Desa Merah Putih Cipari Makmur yaitu: Ketua : Heri Yulianto Sekretaris : Sulaiman SE Bendahara : Emilia Fitriani Wakil Bidang Usaha : Wawan Wakil Bidang Anggota : Ahmad Fauzi Sedangkan untuk pengawas Koperasi Desa Merah Putih Desa Cipari adalah: Ketua : Sodikin Sukmana Anggota : Joni Ringgo Anggota : Nandang
Dukung Kawasan Pertanian Terintegrasi, Babinsa Cipari Makmur Ikuti Penyuluhan Pembuatan Pupuk Organik

Babinsa Cipari Makmur, Koramil 0906-08/Muara Kaman, Serka Nurkholis bersama sejumlah anggota dari Gapoktan Subur Makmur mengikuti penyuluhan tentang pembuatan pupuk organik untuk meningkatkan pertanian di kawasan terintegrasi yang berada di desa Cipari Makmur kecamatan Muara Kaman kabupaten Kukar. Senin (24/02/2025) Penyuluhan yang diadakan di Balai perteman umum (BPU) Gapoktan Subur Makmur tersebut dihadiri oleh sejumlah petani dan tokoh masyarakat setempat dengan pemberi materi penyuluhan dari pihak PT. Bramasta. Serka Nurkholis menyampaikan bahwa kegiatan penyuluhan tentang pembuatan pupuk organik ini merupakan bagian dari upaya mendukung kawasan terintegrasi yang berkelanjutan. “Kami berkomitmen untuk mendukung kemajuan pertanian di wilayah ini. Bekerjasama dengan pihak swasta kami siap memberikan pendampingan dan sosialisasi teknologi tepat guna kepada petani,” ujarnya. “Melalui pembelajaran mengenai teknik pembuatan pupuk organik ini diharapkan dapat menambah dan memperluas pengetahuan serta dapat membantu masyarakat lokal untuk lebih mandiri dalam mengelola sumber daya pertanian mereka,” tambahnya. Pupuk organik diyakini dapat meningkatkan produktivitas tanaman secara alami dan berkelanjutan, sekaligus mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia yang dapat merusak lingkungan. Kegiatan penyuluhan ini merupakan contoh nyata kolaborasi yang harmonis antara Babinsa dan masyarakat dalam mendukung kawasan terintegrasi di kecamatan Muara Kaman.